4.1.15

Air Asia QZ8501 Rewel Sebelum Terbang

Metrotvnews.com - Sejumlah karangan bunga berjejer di Rumah Duka Yayasan Gotong Royong Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/1/2015). Sementara di dalam rumah duka, jenazah Kevin Alexander Soetjipto disemayamkan. Keluarga pun berduka meluapkan kekecewaannya atas musibah AirAsia QZ8501 yang merenggut nyawa pemuda berusia 22 tahun itu.

Soejono, seorang kerabat, meminta pemerintah menginvestigasi pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak pada tujuh hari lalu. Ia pun berharap Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tegas mengungkap penyebab kecelakaan pesawat tersebut.

"Kemarin baru ditelepon temanku. Tanggal 24 itu, anak saya, kata temanku, anak saya dari Kuala Lumpur ke Surabaya wis nyendat-nyendat (sudah terganggu). Sa'pesawate njerit kabeh (Penumpang satu pesawat pada berteriak). Pesawat iki (ini) tanggal 24 wis rewel (sudah bermasalah). Ojo dinggawe (Jangan digunakan). Pesawat yang sama ini, yang jatuh ini," kata Soejono saat ditemui di rumah duka.

Terkait dengan masalah itu, Soejono mengatakan perlu merundingkan tindakan selanjutnya bersama keluarga. Namun ia berharap pemerintah dapat menginvestigasi kecelakaan itu hingga tuntas.

Rasa kehilangan Soejono dan kerabat lain sangat membekas lantaran mereka mengenal Kevin dengan akrab. Kevin, kata Soejono, adalah anak yang pendiam. Namun ia akrab dengan keluarganya. Hampir setiap liburan, Kevin bersama keluarganya jalan-jalan.

Tahun 2015, kata Soejono, Kevin lulus dari pendidikannya di Monash University, Melbourne, Australia. Namun takdir berkata lain. Kevin meninggal sebelum sempat lulus kuliah. Bahkan, Kevin tak sempat merayakan ulang tahun ke-22nya pada 1 Januari 2015.

Kevin berada dalam pesawat yang terbang dari Bandara Juanda Sidoarjo menuju Bandara Changi Singapura. Ia hendak berlibur bersama keluarganya yaitu ayah, Ruddy Soetjipto, ibu, Lindawati Anggara, dan adik, Cindy Clarissa Soetjipto. Namun baru jenazah Kevin yang ditemukan dan dikenali. Sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.

Kevin teridentifikasi tim DVI Polda Jawa Timur pada 2 Desember 2015 lalu diserahkan kepada keluarga. Rencananya, jenazah Kevin dikremasi pada Minggu, 4 Januari, besok.



0 comments:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar sesuai dengan topik bahasan dan tidak melanggar unsur-unsur yang merugikan dan menghina. Komentar yang sifatnya spam akan dihapus.
Terimakasih sudah berkunjung dan memberikan komentar di blog Kawan Bicara.